______________________________________________
~ Akulah Kekasihmu ~
Itukah dia kekasih yang pernah berjanji
Memberi cinta untukmu sepenuh hati
Ia akan menyesal suatu hari nanti
Apabila ia mengetahui
Kekasihmu ini ingin kembali
Tahukah engkau ia tak sepadan denganmu
Walau beribu bisik janji ia merayu
Kekasihmu ini terlalu ingin kembali
Semenjak ia mengetahui
Kekasihmu itu membuat kau bersedih
Oh kekasihmu ini akan merasa gembira
Andai dapat bersama untuk selama-lamanya
Hanya untuk menyayangimu
Hanya untuk bercinta lagi
Andai engkau berduka
Aku yang pertama di sisi
Andai engkau bahagia
Akukan terus berdoa
Semoga suatu masa
Pintu hatimu kan terbuka
Dan kita akan kembali
Bercinta lagi
Aku akan kembali
Walau jalan berliku
Kernaku kekasihmu
Hingga ke akhir hayat
Memberi cinta untukmu sepenuh hati
Ia akan menyesal suatu hari nanti
Apabila ia mengetahui
Kekasihmu ini ingin kembali
Tahukah engkau ia tak sepadan denganmu
Walau beribu bisik janji ia merayu
Kekasihmu ini terlalu ingin kembali
Semenjak ia mengetahui
Kekasihmu itu membuat kau bersedih
Oh kekasihmu ini akan merasa gembira
Andai dapat bersama untuk selama-lamanya
Hanya untuk menyayangimu
Hanya untuk bercinta lagi
Andai engkau berduka
Aku yang pertama di sisi
Andai engkau bahagia
Akukan terus berdoa
Semoga suatu masa
Pintu hatimu kan terbuka
Dan kita akan kembali
Bercinta lagi
Aku akan kembali
Walau jalan berliku
Kernaku kekasihmu
Hingga ke akhir hayat
______________________________________________
~ Kain Cinta Putih ~
Ku jalan sendiri tiada tempat
Untuk menanti
Tiada mu aku menyepi
Bayanganmu aku mencari...
(2)
Ku sangkakan hujan
Tapi taufan datang melanda
Ku mencari tanpa pegangan
Dan tersungkur di ketepian
(3)
Kain putih yang kuberi padamu
Kini pudar warna-warnanya
Kuselimut di atas ikal rambutmu
Kian jatuh terus cecah ke bahu...
(4)
(korus)
Ku mencari bayangmu tiada
Di langit biru di lautan api
Kau hilang dan semakin jauh
Hujung dunia kita berjumpa
(5)
Bila ku lihat kau dihancur
Bagaikan luruh bunga yang gugur
(6)
Kusunting dirimu
Kan kugenggam hatimu itu
Kan kujaga wahai bungaku
Kau kan tumbuh subur mewangi
(ulang 1, 2 dan 4)
(7)
Kau mekarlah wahai mu bunga
Subur menguntum ditaman hati
Kau hilang dan semakin jauh
hujung dunia kita berjumpa
(ulang 4)
Untuk menanti
Tiada mu aku menyepi
Bayanganmu aku mencari...
(2)
Ku sangkakan hujan
Tapi taufan datang melanda
Ku mencari tanpa pegangan
Dan tersungkur di ketepian
(3)
Kain putih yang kuberi padamu
Kini pudar warna-warnanya
Kuselimut di atas ikal rambutmu
Kian jatuh terus cecah ke bahu...
(4)
(korus)
Ku mencari bayangmu tiada
Di langit biru di lautan api
Kau hilang dan semakin jauh
Hujung dunia kita berjumpa
(5)
Bila ku lihat kau dihancur
Bagaikan luruh bunga yang gugur
(6)
Kusunting dirimu
Kan kugenggam hatimu itu
Kan kujaga wahai bungaku
Kau kan tumbuh subur mewangi
(ulang 1, 2 dan 4)
(7)
Kau mekarlah wahai mu bunga
Subur menguntum ditaman hati
Kau hilang dan semakin jauh
hujung dunia kita berjumpa
(ulang 4)
______________________________________________
~ Patahnya Sayap Malam ~
Ku cari cahaya dalam kegelutan warna
Sewaktu malam resah mengibarkan sayapnya
Ku temui dia bayang malam yang terluka
Pesona cintaku pun terbakar
( korus #1 )
Dan puisi cinta tertumpah tintanya berdarah
Tersingkir dari titian makna yang setia
Tercalar purnama turut sama menjadi kan saksi
Luka cinta ku yang tak berhenti
( korus #2 )
Malam yang ku dakap megerikan mimpi
Malam yang ku dakap telah dinodai
Harumnya bunga cinta dibasahi hujan
Sebaknya di hati ku tangisan
( korus #3 )
Kusimpan kenangan bersama malam kecundang
Patah sayapnya kehampaan
( ulang korus #1 )
Begitulah aku kau tersiar di pandangan mata
Setelah kian lama dalam dakapan cinta
Patahlah sayapnya malam yang penuh dengan sengsara
Bagai diriku yang kau perdaya
( ulang korus #2, #3 )



No comments:
Post a Comment